Senin, 07 Maret 2011

Sejarah perayaan Maulid Nabi

sudah menjadi suatu adat dan tradisi bagi sebagian kaum muslimin di beberapa negara untuk merayakan hari kelahiran nabi muhammad atau yg lebih kita kenal dgn istilah maulid nabi,namun apakah mereka mengetahui kapan,dimana,dan siapa pencetus perayaan ini?berikut ini kutipan sejarah asal usul perayaan maulid nabi muhammad shalallahu 'alaihi wassalam.

ada bebepa versi dalam sejarah yg menceritakan awal mula dan asal usul maulid nabi diantaranya:

sebagaimana yg berkembang dalam masyarakat akademis sejarah sampai sekarang bahwa sejarah pertama kali dikenalkannya maulid nabi adalah oleh mudzofar abu said al-qokbury seorang gubernur irbil di iraq pada masa pemerintahan shalahuddin al-ayyuby (1138-113) sekitar tahun 630 H.
selengkapnya klik disini
ada pula yg berpendapat bahwa peringatan maulid nabi dari sultan shalahuddin al-ayyuby itu sendiri,dengan tujuan untuk membangkitkan kecintaan kepada nabi muhammad shalallahu 'alaihi wasalam serta untuk meningkatkan semangat juang kaum muslimin saat itu,yg mana mereka pada saat itu sedang terlibat dalam perang salib melawan pasukan kristen eropa dalam upaya memperebutkan kota yerussalem.seperti yg dimuat pada kabarindonesia.com
dan seperti yg diceritakan oleh sukarno (presiden indonesia pertama)dalam pidatonya pada peringatan maulid nabi muhammad di stadion glora bung karno senayan,6 agustus 1963 dia bertutur "sore sore saya dibawa oleh presiden suriah sukri alkuwatly ke makam shalahuddin lantas presiden kuwaitly bertanya kepada saya "apakah anda tahu siapa yg makamkan disni?" saya berkata saya tahu of course I know this is shlahuddin the great warrior,kataku lalu berkata presiden kuwatly tetapi ada satu jasa shalahuddin yg barang kali presiden sukano belum mengetahuinya "what is that?" saya bertanya,jawab presiden kuwatly shalahuddin inilah yg mengobarkan api semangat islam,api perjuangan islam dengan cara memerintahkan kepada umat islam supaya pada setiap tahun diadakan perayaan maulid nabi.jadi sejak shlahuddin tiap tahun umat islam memperingati maulid nabi ini,shalahuddin pergunakan untuk membangkitkan semangat islam,sebab pada waktu itu umat islam sedang berjuang mempertahankan diri terhadap serangan serangan dari luar pada perang salib.
# syaikh ali mahfudz (beliau adalah salah seorang ulama al-azhar)dalam kitabnya al-ibda' fi manadhiril ibtida beliau menerangkan bahwa awal mula dirayakan nya maulid nabi adalah pada khalifah bani fathimiyyah di kairo (ibu kota mesir)pada abad ke empat hijriyah,yg mana mereka merayakan enam maulid,yaitu maulid nabi,maulid imam ali,maulid sayyidah fathimah azzahro kemudian maulid hasan dan husain dan maulid para khalifah yg sedang berkuasa pada saat itu,perayaan ini terus berlangsung dalam berbagai bentuknya sampai pada zaman pemerintahan al-afdhal amirul juyusy,kemudian perayaan ini dihidupkan kembali pada zaman pemerintahan al-hakim biamrillah pada tahun 524 hijriyah,setelah semua orang hampir melupakannya,
dan seperti yg disebutkan oleh abul abbas al-qalqasyandi dalam bukunya subhu al-a'sya ia menyebutkan bahwa ahli sejarah tidak mendapati adanya seseorang yg menyambut hari maulid nabi sebelum kerajaan fathimiyyah di mesir yg menyambut dgn sambutan yg besar,mereka banyak membuat manisan dan mengedarkan nya yg mereka buat khusus dalam rangka penyambutan hari maulid nabi.
ibnu al-athir dalam kitabnya al-kamil menyebut kan bahwa fathimiyyun (para khalifah bani fathimiyyah) juga menyambut beberapa maulid (hari kelahiran) ahlul bait dan mereka juga menyambut hari kelahiran al-masih(seperti halnya penganut agama nasrani)seperti yg dikatakan al-ma'riziy kemudian penyambutan maulid maulid terhenti pada tahun 488 H,karena khalifah al-mu'tali billah pada saat itu mengangkat mentri al-afdhal bin amir al-juyusy yg mana beliau adalah seorang yg kuat dan beliau tidak pernah menyelisihi ahlu sunnah.
itulah sekilas sejarah awal mula diperingatinya maulid nabi,akan tetapi sekilas kita tangkap dari beberapa sumber di atas seperti nya mereka berbeda pendapat dalam menentukan awal mula diperingatinya maulid nabi,seorang ahli sejarah menyebutkan bahwa sumber diatas tidak menunjukan adanya perbedaan pendapat,seperti pendapat pertama yg menyebutkan bahwa awal mula dirayakannya maulid pada zaman mudhofar seorang gubernur irbil pada masa sultan shalahuddin,kemudian dalam pendapat kedua disebutkan bahwa awal mula dirayakan maulid nabi pada masa shalahudin itu sendiri maka disini tidak ada perbedaan pendapat,karena mereka hidup di satu masa hanya saja mereka berbeda tempat tinggal,kemudian kita melihat pada pendapat yg ketiga yg menyebutkan awal mula dirayakannya maulid nabi adalah pada masa khalifah fathimiyyah di mesir sekilas kita lihat ada perbedaan pendapat disini tapi pada dasar nya tiak hanya saja shalahudin dan mudhoffar gubernurnya mereka melanjutkan adat dan kebiasaan yg di wariskan oleh khalifah bani fathimiyyah,
seperti perkataan abul abbas alqalqasyandi berikut ini:"ketika daulah al-ayyubiyyah berkuasa semua kesan kesan dari daulah fathimiyyah dihapuskan kecuali majlis majlis maulid nabi kesan ini dilanjutkan oleh beberapa keluarga yg kemudian mejadi resmi kembali di kota irbil ketika mudzaffar menjabat gubernur disana, wallahu a'lam.
Oleh : INDAHNYA BERTASBIH BERSYUKUR DAN BERDZIKIR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar