Jumat, 18 Mei 2012

25 keluarga pindah karena khawatir longsor

Warga saat bermusyawarah tentang relokasi dg Kades Tlogopucang
Temanggung  - Dua puluh lima keluarga warga Dusun Kedopokan, Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memilih pindah rumah karena khawatir terjadi tanah longsor.

Kepala Dusun Kedopokan, Imbuh Alwani, di Temanggung Jumat mengatakan, untuk sementara warga yang pindah rumah sebanyak 25 keluarga. Mereka pindah rumah ke lahan milik sendiri atau milik saudara yang lokasinya lebih aman dari ancaman tanah longsor.


Ia menyebutkan, sejumlah keluarga yang memastikan pindah dan telah membangun rumah di tempat lain, antara lain keluarga Muhtamad, Samsuri, Sakroni, Yahroni, Kumpul, dan Rusdi.

"Mereka pindah rumah atas inisiatif dan biaya sendiri. Jumlah warga yang pindah diperkirakan akan bertambah," katanya.

Meskipun Pemkab Temanggung, telah menghentikan masa tanggap darurat korban ancaman tanah longsor di Dusun Kedopokan, jumlah pengungsi masih tercatat sebanyak 52 keluarga. Mereka tinggal di gedung TPQ dan rumah sanak keluarga.

Seorang warga, Samsuri mengatakan terpaksa pindah rumah karena takut terkena longsor, karena tempat tinggalnya dekat tebing.

"Saya pindah rumah karena inisiatif sendiri. Kami pindah dari RT 2 ke RT 10 menempati tanah kakak, dengan cara tukar guling lahan," katanya.

Seorang warga pengungsi, Ujianti mengatakan masih bertahan di pengungsian karena di sekitar rumahnya rawan terjadi tanah longsor.

"Kami beryakinan bahaya masih mengancam bila tinggal di rumah dan kami bertahan di pengungsian hingga ada relokasi atau pulang ke rumah jika benar-benar kondisinya telah aman," katanya.(ANTARA News)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar