Kamis, 17 Mei 2012

Mahasiswa STAINU Galang Dana Untuk Pengungsi Kandangan

Ilustrasi
TEMANGGUNG  - Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Temanggung yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menggelar aksi penggalangan dana untuk pengungsi korban tanah bergerak di Dusun Kedhopokan, Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan. Penggalangan dana dipusatkan di Perempatan Terminal Induk Madureso Temanggung.

"Penggalangan dana ini kami lakukan untuk memberikan bantuan kepada korban bencana alam agar sedikit berkurang beban yang dialaminya. Karena kami terbatas untuk memberikan sumbangan dari institusi kami, yang kami lakukan adalah menggalang dana dari masyarakat umum untuk mereka," terang salah seorang pengurus BEM, Khotibul Umam, Senin (14/5).


Ia mengatakan, penggalangan dana ini akan terus dilakukan agar dana yang terkumpul cukup banyak sehingga mampu untuk membeli logistik dan kebutuhan lainnya dalam jumlah yang cukup. Ia mengatakan, penggalangan rencana akan dilakukan hingga akhir pecan ini setiap harinya. "Kami gantian, yang ada jadwal kuliah tidak disini, yang kosong gantian menggalang dana. Yang penting setiap harinya akan kami lakukan," papar mahasiswa asal Desa Kaloran, Kecamatan Kaloran ini.

Ditambahkan, antusiasme dari pengguna jalan untuk memberikan sumbangan memang belum terlalu besar. Kemungkinan sebagian besar pengguna jalan memilih untuk belum memberikan sumbangan secara langsung. Namun hal tersebut tidak mematahkan semangat anggotanya untuk terus menggalang. "Sedikit-sedikit mas, nanti lama-lama kalau telaten bisa terkumpul banyak," tambahnya.

Abdul Rozak, mahasiswa lainnya, menambahkan, selain menggalang pengurus BEM untuk kegiatan tersebut, pada penggalangan selanjutnya akan melibatkan mahasiswa non-pengurus BEM agar lebih maksimal. Rencananya, tidak hanya di perempatan Terminal Induk Madureso saja, melainkan di titik-titik strategis lainnya. "Termasuk kalau memungkinan di Pasar Kliwon akan kami lakukan penggalangan dana disana," imbuhnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan elemen lainnya untuk menggiatkan aksi penggalangan dana ini agar lebih optimal. Selain mahasiswa STAINU, kelompok lainnya yang akan dilibatkan dalam aksi kemanusiaan ini antara lain PMII dan organisasi kemahasiswaan antar kampus lainnya. "Rencananya seperti itu, kami akan upayakan lebih optimal lagi," tandasnya. (KRJogja.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar